Hutan hujan tropis
merupakan hutan daun lebar yang selalu hijau dengan tingkat kerapatan pohon
yang tinggi. Hutan ini terdapat pada daerah-daerah yang suhunya tinggi
sepanjang tahun, dengan curah hujan yang tinggi sekurang-kurangnya 1800-2000 mm
per tahun dan tersebar merata. Pada hutan hujan tropis dicirikan dengan adanya
tingkat kelembaban yang selalu tinggi, biasanya 80% atau lebih.
Struktur hutan hujan tropis terdiri dari tajuk yang
berlapis-lapis. Lapis tajuk yang paling atas terdiri dari pohon-pohon yang
muncul di antara lapis tajuk di bawahnya (kedua) dengan tinggi antara 45 – 60
m. Pohon pada lapis teratas umumnya mempunyai tajuk yang kecil dan tidak
teratur dengan sedikit susunan cabang. Lapis tajuk kedua merupakan kanopi utama
yang umumnya terdiri dari jenis-jenis pohon yang ramping dengan tinggi antara
30-40 m. Lapisan tajuk di bawahnya terdiri dari jenis-jenis pohon yang sangat
toleran, dengan batang yang ramping, tinggi dan tajuk yang kecil, terdapat
banyak epifit pada cabang yang tinggi.
Pada lantai hutan banyak terdapat jenis-jenis tumbuhan bawah
seperti palem kecil, jenis-jenis bambu, rotan, paku-pakuan dan jenis-jenis lainnya,
atau mungkin hampir tanpa tumbuhan bawah.
Hutan hujan tropis dikenal juga mempunyai tingkat
keranekaragaman yang tinggi, banyak jenis yang belum diketahui dan mempunyai
nilai komersil. Apabila terjadi penebangan maka permudaan secara alami oleh
jenis-jenis yang berbeda dengan jenis-jenis penyusun hutan asli.
Hutan hujan tropis terbentuk di daerah sekitar khatulistiwa,
yaitu Amerika Selatan (Brasil, Peru, Bolivia, dll), Afrika (Tanzania, Kenya,
dll) serta daerah Asia Pasific (Indonesia, Malaysia, Papua New Guinea).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar